Tips Menghitung Berat Badan ideal Ibu Hamil

Kenaikan berat badan merupakan salah satu pertanda kehamilan yang sering dialami ibu hamil. Meski merupakan suatu tanda yang wajar, namun bunda harus tahu berapa berat badan ideal ibu hamil yang masih ditoleransi  dari sisi kesehatan.

Jangan sampai kenaikan badan yang dialami oleh bunda pada masa kehamilan terlalu berlebihan. Itulah kenapa bunda harus tahu bagaimana cara menghitung berat badan ideal pada ibu hamil.

Tips Menghitung Berat Badan ideal Ibu Hamil

 

1.Hitung Berat Badan Sebelum Hamil

Untuk menghitung kenaikan berat badan ideal saat kehamilan, bunda harus mengetahui rumusnya terlebih dahulu. Rumusnya yaitu, berat badan ideal saat kehamilan merupakan kalkulasi berat badan ideal sebelum hamil.

Sebelum masa kehamilan, bunda harus menghitung terlebih dahulu berapa berat badan bunda. Caranya adalah melalui perhitungan body mass index atau yang populer dengan singkatan BMI.

Melalui BMI, nantinya akan diketahui apakah seorang perempuan bertubuh ideal, kurang berat badan, atau obesitas sebelum kehamilan.

2.Menentukan Status BMI

Setelah memahami apa itu BMI, kemudian bunda cek berat badan terlebih dahulu. Setelah itu, silahkan tentukan kenaikan berat badan ideal pada ibu hamil berdasarkan status BMI sebelum hamil.

Bunda juga bisa berkonsultasi dengan dokter kandungan. Berikan informasi detail terkait berat badan bunda sebelum kehamilan kepada dokter. Tujuannya agar dokter mengetahui apakah berat badan bunda ideal atau tidak.

Setelah itu, dokter juga akan menyarankan berapa berat badan yang ideal pada masa kehamilan bunda.

3.Anjuran Peningkatan Berat Badan Setiap Trimester

Bunda harus mengecek perkembangan berat badan setiap trimester. Tujuannya untuk memantau apakah berat badannya normal, terlalu kurus, atau obesitas. Caranya cukup mudah diaplikasikan sendiri.

Untuk trimester pertama, pastikan kenaikannya berada pada rentang 1 hingga 2,5 kg per 3 bulan. Untuk trimester kedua, rata-rata kenaikan berat badan ideal yaitu 0,35 hingga 0,4 kg per minggunya. Sementara trimester ketiga, kenaikan idealnya yaitu hanya 1 kg saja per bulannya.

Namun, untuk trimester ketiga, biasanya pertumbuhan berat badan janin akan mencapai 200 gram per minggunya. Kemudian di minggu ke-28, hingga pada masa akhir kehamilan, berat badannya akan bertambah sebanyak 4 hingga 5 kg.

4.Pengecualian Penambahan Berat Badan

Selain mengetahui kenaikan berat badan ideal, pastikan juga bunda mengetahui pengecualian penambahan berat badan untuk kondisi kesehatan atau kondisi kehamilan tertentu.

Misalnya pada ibu hamil yang mengalami muntah berlebih hingga mengakibatkan tidak bisa makan. Selain itu pengecualian ibu hamil yang mengandung bayi kembar.

Pengecualian tersebut sangat penting. Pasalnya, untuk kondisi-kondisi khusus seperti di atas, mengecek berat badan ideal tidak bisa menggunakan acuan BMI, atau kenaikan berat badan per trimester. Untuk kondisi-kondisi tertentu, bunda bisa berkonsultasi dengan dokter kandungan.

Tips Menjaga Berat Badan Ideal Ibu Hamil

Ada cukup banyak cara agar berat badan ibu hamil tetap terjaga. Berikut kami jelaskan tipsnya di bawah ini:

  • Tidak mengonsumsi minuman kemasan yang tinggi kalori.
  • Batasi mengonsumsi gula dan lemak.
  • Memiliki kualitas tidur yang cukup dan berkualitas pada masa kehamilan.
  • Mengonsumsi susu ibu hamil yang kaya akan kalori.
  • Makan 4 hingga 5 kali sehari dengan porsi kecil.
  • Rutin melakukan olahraga, khususnya jenis olahraga yang diperuntukkan bagi ibu hamil.
  • Memilih menu makanan yang tepat, seperti menu makanan yang tinggi kalori seperti daging ayam, ikan, telur, dan lainnya.

Demikian penjelasan seputar tips menghitung berat badan ideal ibu hamil. Bagaimana, mudah bukan? Dengan menjaga berat badan tetap normal, proses melahirkan pun akan menjadi lebih mudah dan lancar. Semoga bermanfaat.

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *