Mengenal Gejala dan Penyebab Kelebihan Kalsium Atau Hiperkalsemia

Kondisi hiperkalsemia bisa dibilang kelebihan kalsium, jadi kalsium berlebih di dalam tubuh itu sebenarnya tak sepatutnya terjadi karena bisa mengganggu fungsi atau aktivitas tubuh nantinya. Lalu gejala seperti apa seseorang yang sedang mengalami kondisi hiperkalsemia lalu apa saja yang menyebabkan hiperkalsemia tersebut?

Supaya lebih jelas memahami hiperkalsemia, simak bahasan berikut ini.

Mengenal Gejala Hiperkalsemia

Kalsium merupakan mineral penting dengan fungsi menunjang pertumbuhan tulang, menunjang fungsi otak, otot, dan saraf termasuk menjaga juga kadar hormon tubuh. Hiperkalsemia ialah kadar kalsium yang berlebih di dalam tubuh, kalsium ini sendiri biasanya akan dikendalikan tubuh.

Dari kondisi tertentu atau penggunaan obat, bisa saja menyebabkan kalsium darah bisa menjadi lebih tinggi dari kadar normal. Terdapat beberapa gejala tertentu yang dapat dirasakan mereka yang mengalami hiperkalsemia.

Mulai dari kelelahan, sakit kepala, nyeri tulang, merasa haus, menurunnya nafsu makan, muntah, sembelit, dan mual merupakan gejala dari hiperkalsemia.

Gejala hiperkalsemia lain juga termasuk kram, nyeri otot, mudah marah, depresi dan sering lupa.

Beberapa Penyebab Hiperkalsemia

Kali ini akan dibahas beberapa penyebab seseorang mengidap penyakit hiperkalsemia, lebih baik anda memperhatikan beberapa hal berikut agar bisa mencegah hiperkalsemia tersebut nantinya.

Dehidrasi

Jika tubuh mengalami dehidrasi, bisa saja menyebabkan hiperkalsemia yang ringan dan berlaku untuk setiap orang. Dari dehidrasi ini menyebabkan kalsium meningkat dikarenakan rendahnya cairan yang ada dalam darah.

Tapi tingkat keparahannya tergantung fungsi ginjal. Untuk seseorang yang mengidap penyakit atau gangguan ginjal kronis, maka efek dehidrasi bisa lebih besar.

Suplemen kesehatan

Mengonsumsi vitamin secara rutin memang baik-baik saja untuk tubuh. Tapi beda halnya kalau tidak sesuai dengan dosis atau tidak mengikuti aturan pakai suplemen kesehatan tersebut. Mengonsumsi vitamin D terlalu banyak atau kalsium dengan bentuk suplemen, maka bisa meningkatkan kalsium di dalam darah secara tidak normal.

Hal tersebut termasuk suplemen kesehatan yang memiliki kandungan kalsium karbonat berlebihan. Penyebab yang paling umum untuk hiperkalsemia bahkan termasuk suplemen kesehatan dosis tinggi ini yang bebas terjual di apotek.

Karena bebas dijual, maka masyarakat tentu bisa saja membelinya tanpa terdapat pemantauan langsung yang jelas dari dokter.

Genetik

Ada lagi faktor lainnya yang dapat menjadi pemicu gangguan kelebihan kalsium yaitu dari segi genetika. Hal satu ini termasuk kelainan genetik yang langka atau dikenal dengan FHH atua “familial hypocalciuric hyper calcemia”.

Hal tersebut dapat memicu kadar kalsium naik melonjak dikarenakan reseptor kalsium telah rusak dalam tubuh. Beberapa orang mengalami hal ini biasanya tidak terdapat gejala khas. Di samping itu, mereka yang sering menghabiskan waktu berbaring atau duduk juga dapat saja mengalami kondisi mirip.

Dari seiring waktu, bisa saja tulang tidak mampu menahan beban, lalu melepaskan kalsium menuju aliran darah.

Hormon tiroid berlebih

Mungkin ada dari anda yang sudah tahu kalau hormon tiroid ini cukup berperan saat kalsium di darah meningkat. Ada kelenjar paratiroid yaitu 4 kelenjar berukuran kecil terletak di bagian belakang tiroid leher.

Fungsi kelenjar ini yaitu mengatur kalsium darah dan produksi hormon. Hiperparatiroidisme bisa menjadi penyebab kalsium terlalu banyak diproduksi dalam tubuh. Kondisi ini terjadi ketika PTH atau kelenjar paratiroid terlalu aktif sehingga menciptakan ketidakseimbangan kadar kalsium yang pada akhirnya tidak bisa dikontrol tubuh.

Biasanya kondisi ini sering terjadi pada kalangan wanita usia 50 tahun lebih.

Masalah pada paru-paru

Dari adanya masalah kesehatan pada paru-paru dapat juga menjadi pemicu terjadinya hiperkalsemia, mulai dari penyakit granulomatosa, sarkoidosis dan tuberkulosis. Kondisi ini dapat menyebabkan tingkat vitamin D meningkat.

Cara agar bisa mencegahnya yaitu dengan memenuhi asupan vitamin D berdasarkan kebutuhan dan usia.

Sel kanker yang tumbuh

Ada beberapa jenis kanker yang dapat menyebabkan kalsium berlebih di dalam darah. Beberapa kanker yang masuk dalam kondisi seperti ini yaitu kanker payudara, kanker paru-paru dan kanker darah.

Mereka yang mengidap kanker-kanker tersebut akan berisiko tinggi mengalami hiperkalsemia. Metastasis atau penyebaran kanker ke tulang juga bisa meningkatkan risiko.

Efek samping konsumsi obat

Ada beberapa obat khususnya obat diuretik yang dapat menyebabkan kondisi hiperkalsemia ini termasuk obat yang dipakai untuk gangguan bipolar atau depresi. Efek samping konsumsi obat-obat tersebut biasanya membuat hormon paratiroid mudah terlepas.

Karena hal tersebut, bisa membuat tubuh kita kehilangan cairan juga dan termasuk ekskresi kalsium yang ikut berkurang.

Dalam kasus tertentu, dokter akan merekomendasikan obat-obatan bagi penderita hiperkalsemia seperti obat kalsimimetik yang mengatur kelenjar paratiroid agar tidak terlalu aktif, ada pun obat lain yang mencegah sel kanker tidak tersebar.

Obat-obatan tersebut perlu diagnosa dokter, hindari membeli secara mandiri obat tersebut di apotek. Cara lain dalam mengatasi penyakit ini yaitu menghentikan konsumsi suplemen kalsium dan banyak minum air.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.